Fungsi media sosial di era modern, bukan sekadar menawarkan fitur komunikasi semata. Akan tetapi, kini fungsi media sosial beralih sebagai media promosi atau pemasaran bisnis. Hal ini tidak terlepas dari berbagai kemudahan yang diberikan.
Bisa dibilang, tidak perlu modal dan tenaga yang besar untuk menjalin komunikasi dan mencari informasi. Melalui media sosial, Anda bisa mengakses dengan menggunakan jaringan internet untuk bebas mengedit, menambahkan, atau memodifikasi semua konten di akun media sosial. Tentunya setiap media sosial memiliki dampak positif maupun negatif dalam penggunaannya.
Namun, selain dari beberapa hal di atas, rupanya fungsi media sosial sangat luas. Untuk membantu Anda mengetahui fungsi media sosial secara luas, Anda bisa mengetahuinya dari jenis-jenis media sosial.
Setiap media sosial bisa digolongkan dalam beberapa jenis, sesuai fungsi media sosial tersebut. Berikut ulasan selengkapnya!
Fungsi Media Sosial Berdasarkan Jenisnya
1. Relationship Networks
Jenis media sosial yang pertama adalah Relationship Networks. Media sosial ini lebih dipahami oleh masyarakat umum sebagai website yang digunakan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Beberapa media sosial yang masuk dalam kategori: Relationship Networks antara lain Facebook, LinkedIn, Google Plus, Instagram, Twitter, dll.

Relationship Networks merupakan fase awal media sosial diluncurkan ke publik yang kebanyakan dapat digunakan secara gratis. Biasanya, media sosial ini menyediakan fitur halaman profil yang berisi foto, biodata, dan informasi tambahan lain mengenai pengguna. Media sosial ini mewajibkan para pengguna untuk mendaftar dengan nama asli.
Fungsi media sosial jenis ini yang paling utama adalah untuk memudahkan pengguna berkomunikasi. Beberapa fitur yang digunakan untuk kemudahan tersebut, antara lain : dinding (Walls), Timelines atau Private Messages (PM), dan berbagi (sharing).
Tak cuma itu, fungsi media sosial jenis relationship network lainnya adalah untuk mencari pekerjaan, terhubung dengan sesama profesional, berbagi rekomendasi perusahaan, sebagai biro jodoh, mempromosikan brand, menghubungkan pebisnis dengan konsumen, dll.
2. Media Sharing Networks
Jenis Sosial Media ini ditentukan oleh fitur media yang dibagikan para penggunanya. Facebook dan Twitter juga masuk dalam jenis media sharing networks karena memiliki kemampuan berbagi video dan gambar yang sangat bagus. Namun, mayoritas konten (postingan) yang dibagikan oleh pengguna pada media sosial ini mengandung teks.

Berbeda dengan channel media sosial lain seperti Flickr atau Instagram yang mengedepankan konten visual. Media sosial ini menyediakan fitur untuk mengunggah dan mengedit gambar sebelum menambahkan caption atau mention pengguna lain. Selain itu, terdapat channel media sosial seperti YouTube, Vimeo, Vine, dan Snapchat yang menggunakan video sebagai konten utamanya.
Fungsi media sosial jenis ini adalah untuk berbagi konten dengan tema hiburan dan sebagai alat pemasaran untuk meningkatkan pengunjung bisnis Anda.
3. Online Reviews
Online Reviews menciptakan fungsi media sosial yang berbasis lokasi. Contohnya seperti OpenRice dan TripAdvisor & Zomato. Geolocation merupakan sebuah sistem yang berguna untuk mengidentifikasi lokasi geografis untuk menemukan lokasi suatu objek, seperti smartphone atau komputer yang terhubung dengan internet. Teknologi inilah yang saat ini secara tidak langsung membuat media sosial menjadi semakin berkembang.

Saat ini, Media sosial Online Reviews sudah sangat bervariasi targetnya, mulai dari hotel, restoran, hingga perusahaan. Dalam digital marketing, Online Reviews memiliki andil yang cukup besar dalam pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen, dibanding sebelumnya. Namun, fungsi media sosial ini yang paling utama adalah untuk berbagi lokasi suatu tempat yang direkomendasikan.
4. Forum Diskusi
Forum diskusi adalah salah satu jenis media sosial yang ada pada masa awal internet. Jauh sebelum Facebook lahir, para pengguna internet berkumpul pada forum diskusi untuk bertukar pikiran atau berdiskusi.
Melalui forum diskusi, pengguna internet dapat bertukar pesan dalam forum yang tersedia untuk membahas video game favorit sampai film terbaru. Bahkan, beberapa pengguna bisa bertanya mengenai masalah kerusakan komputer di forum tersebut.
Perbedaan yang cukup besar antara forum diskusi dengan jenis media sosial yang lain adalah anonimitas para penggunanya. Forum diskusi secara umum tidak mewajibkan para pengguna untuk mendaftar dengan nama dan identitas asli, namun bisa menjadi siapa saja. Berbeda dengan jenis sosial media lainnya yang sangat menganjurkan para penggunanya untuk mencantumkan nama, lokasi, bahkan foto asli.
Fungsi media sosial ini mulanya hanya untuk berbagi pesan dan entertainment. Namun, saat ini sudah bisa mengumpulkan beberapa komunitas dengan kesamaan karakter, seperti hobby dan pekerjaan.
5. Social Publishing Platforms
Social Publishing Platforms merupakan jenis media sosial yang menyediakan fitur untuk penulisan artikel dan membagikannya untuk dibaca antara sesama pengguna. Media sosial jenis ini contohnya adalah blog, microblog, medium, Tumblr, WordPress, dan lain sebagainya..

Fungsi media sosial ini adalah untuk penulisan artikel, namun isi dari artikel tersebut sangat luas. Beberapa pengguna memanfaatkannya untuk bisnis, baik menawarkan produk atau jasa.
Comments
Post a Comment