Desain
terus berkembang, dan seperti banyak hal dalam hidup, desain selalu dalam
kondisi fluiditas. Bagi beberapa orang, ketidakpastian ini mungkin tampak rumit.
Namun, setiap desainer yang baik akan tahu apa yang harus dilakukan setiap kali
lanskap desain grafis bergeser ke tren baru: beradaptasi.
Ini
tidak mudah kedengarannya. Hanya menyalin atau mengikuti tren desain mungkin
bermanfaat bagi Anda untuk saat ini, tetapi Anda tidak akan memanfaatkan
keahlian desain grafis Anda dalam jangka panjang. Dengan kata lain, jangan
beradaptasi dengan tren - sebagai gantinya, belajarlah untuk menyesuaikan tren
dengan gaya Anda.
Inilah
Cara Membuat Tren Desain Bekerja Untuk Anda
1.
Identifikasi Kekuatan Anda dan Kelemahan
Sebelum
hal lain, penting bagi Anda untuk mengidentifikasi di mana letak kekuatan dan
kelemahan Anda. Lagi pula, jika Anda memiliki pemahaman yang baik tentang apa
yang Anda kuasai atau kurangi, mengambil tren desain baru apa pun yang Anda
inginkan seharusnya tidak menjadi masalah. Itu tidak berarti bahwa Anda tidak
boleh keluar dari zona nyaman Anda; jika itu berarti Anda perlu menjelajahi
jalan gaya baru untuk menemukan kekuatan Anda, maka lakukanlah.
Dan
ketika Anda akhirnya mengidentifikasi apa yang Anda kuasai, Anda harus
memanfaatkan setiap kesempatan untuk menggunakan pengetahuan itu demi keuntungan
Anda. Misalnya, jika Anda seorang ilustrator yang sangat berbakat, menggunakan
seni garis atau logo gambar tangan mungkin lebih cocok untuk Anda. Dan jika ada
sesuatu yang bukan keunggulan Anda, pilihlah sesuatu yang sesuai dengan Anda.
2.
Jadilah Kreatif dan Abaikan Batasan
Dalam
beberapa kasus, klien mungkin meminta Anda untuk mengikuti tren desain
tertentu. Jika Anda ahli dalam gaya tertentu itu, bagus! Tetapi bagaimana jika
Anda tidak? Di sinilah sedikit pemikiran kreatif dapat berperan. Jadi, jika,
katakanlah, klien ingin Anda membuat logo dengan getaran retro modern, tetapi
citra yang digambar dengan tangan adalah keahlian Anda, Anda masih bisa
mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia dengan memasukkan beberapa gaya
pribadi Anda ke dalam campuran.
Misalnya,
Anda dapat membuat sesuatu yang meniru logo kuno yang digambar tangan - tetapi
dengan sentuhan modern, tentu saja. Atau, jika klien Anda mencari sesuatu yang
sedikit lebih dinamis, Anda dapat membuat cinemagraph, tren desain baru yang
memadukan gambar diam dengan beberapa bagian yang bergerak, dan mengambil ide
inti lebih jauh dengan memiliki beberapa bagian gambar mencerminkan gaya Anda
sendiri - atau bahkan menggabungkan lebih banyak elemen dari tren desain
lainnya.
Sebuah
cinemagraph bergaya vintage dengan beberapa gambar yang digambar tangan
dilemparkan untuk ukuran yang baik.
3.
Waspadai Stagnasi
Seperti
yang disebutkan sebelumnya, mengikuti tren desain pada awalnya mungkin lebih
mudah, tetapi hal itu tidak akan memungkinkan Anda untuk menantang diri sendiri
dan meningkatkan keterampilan desain grafis Anda ke tingkat berikutnya.
Mengambil elemen desain inti dari tren tertentu dan memberikannya ide Anda
sendiri, seperti yang diilustrasikan pada poin sebelumnya, adalah salah satu
cara cerdas untuk menantang diri sendiri dan mengatasi keterbatasan Anda.
Lebih
penting lagi, ini juga dapat membantu Anda menghindari stagnasi. Dengan
memadukan dan mencocokkan elemen dari tren desain yang berbeda, Anda tidak
hanya meningkatkan keterampilan Anda sendiri, tetapi Anda juga memperkenalkan
ide-ide baru yang segar ke pekerjaan Anda, yang pada gilirannya, akan membantu
Anda menarik lebih banyak klien. Ingat, banyak sekali desainer yang mengikuti
tren terbaru tahun ini, jadi tidak ada salahnya untuk mengikuti kompetisi
dengan menjadi unik secara konsisten.
4.
Tetap Di Depan atau Di Belakang Kurva
Ngomong-ngomong,
jika Anda ingin tetap menjadi yang terdepan dalam kurva desain, melakukan
sedikit riset harus membantu. Ada banyak outlet di luar sana yang memprediksi
tren desain yang akan datang, jadi mengapa tidak menggunakan informasi tersebut
untuk mendapatkan ide-ide baru yang dapat Anda masukkan ke dalam desain Anda?
Anda tidak harus selalu mengikuti tren saat ini.a
Dengan nada yang sama, mengapa tidak mengambil inspirasi dari tren tahun lalu? Hanya karena mereka tua, tidak berarti mereka buruk. Desain vintage, misalnya, belakangan ini kembali populer. Sekali lagi, jangan biarkan diri Anda jatuh ke dalam siklus stagnasi - ambillah inspirasi dari mana pun Anda bisa mendapatkannya. Dan jika itu berarti memutar kembali waktu, biarlah.
Kesimpulan
Karena seberapa konsisten tren desain fluks, terkadang agak merepotkan untuk mengikutinya. Meski begitu, tren desain tidak ada untuk membuat Anda tetap terkotak - tren ada di sana hanya untuk memberi Anda sekilas gaya terbaru dan paling populer untuk menarik inspirasi. Karena itu, jangan membuat kesalahan dengan mengikuti tren ini secara langsung - kreativitas harus selalu menjadi yang terdepan dalam desain yang bagus.
Baca juga :
Belajar desain Flat Illustration disini : https://id.hayacademy.net/s/2i3zfdg Belajar jadi Freelancer disini : https://id.hayacademy.net/s/8huuwm3 Belajar desain di Photoshop disini : https://id.hayacademy.net/s/jp2br7w Belajar desain di Adobe Illustrator disini : https://id.hayacademy.net/s/um8l7sl Belajar Fiverr disini : https://id.hayacademy.net/s/3gybwz6 Belajar Desain Logo disini : https://id.hayacademy.net/s/ba1jw4d DISKON 50% pakai kupon YAKINDAB
Comments
Post a Comment