Bagaimana Mempresentasikan Konsep Desain Logo Anda Kepada Klien

 


Mendesain logo yang bagus adalah pekerjaan luar biasa. Tetapi membuat desain logo dan meyakinkan klien tentang kegunaan desain dan fitur unik adalah hal lain. Seringkali, desainer grafis gagal berkomunikasi dengan baik dengan klien mereka yang mengakibatkan lebih banyak kebingungan dan upaya mendesain ulang yang tidak diinginkan.

Salah satu aspek kunci dalam membuat logo adalah membuat klien Anda percaya diri. Klien biasanya tidak berpengalaman dalam desain grafis. Mereka seharusnya tidak tahu nuansa desainnya. Ini adalah pekerjaan profesional yang merupakan domain desainer grafis. Tetapi klien adalah bagian dari mendesain logo mereka karena mereka adalah pelanggan dan pemberi persetujuan akhir.

Meskipun logo dimaksudkan untuk melayani bisnis, tetap saja para desainerlah yang memahami logo mana yang cukup baik untuk menyampaikan pesan merek dari suatu perusahaan tertentu. Seorang klien paling banter dapat menjawab dengan ya atau tidak yang jelas tentang sebuah logo. Tetapi klien tidak dalam posisi untuk menjelaskan apa yang salah dengan logo atau apa fitur utamanya yang bermanfaat.

Saat itu, tugas seorang desainer logo adalah menjelaskan mengapa simbol bisnis itu cocok untuk perusahaan. Jadi, desainer tidak cukup hanya puas dengan desain logo. Lebih penting lagi, desainer harus membuat klien melihat kegunaan desain dan bagaimana hal itu akan membantu dalam membangun identitas merek bisnis.

Jelas, meyakinkan klien tentang desain logo adalah masalah komunikasi. Seorang desainer logo harus dilengkapi dengan seni mengkomunikasikan fitur-fitur penting dari logo tersebut kepada klien.

 

Berikut Beberapa Tip Kunci Untuk Mempresentasikan Desain Logo Anda Kepada Klien Untuk Persetujuan

1. Bicara Tentang Fitur

Saat mendekati klien atas desain logo Anda, jangan tanya apa pendapat Anda tentang itu. Itu akan membingungkan klien karena Anda diharapkan menjelaskan desain dan tidak mengajukan pertanyaan. Jadi, selalu aman dan lebih baik untuk membicarakan fitur-fitur yang menonjol dari desain.

Klien ingin tahu apa yang membuat logo itu berguna bagi perusahaan dan bisnis. Itu adalah pendekatan yang bagus untuk mengatur nada diskusi di antara Anda berdua. Dengan cara ini, Anda memberi klien sesuatu untuk mendasarkan pendapatnya.

 

2. Lihat Tujuan

Setelah Anda menjelaskan logo tersebut, tanyakan '' apakah Anda setuju bahwa logo tersebut memenuhi tujuan yang dibahas dalam rangkuman? '' Dengan begitu Anda akan mendapatkan jawaban yang jelas. Anda dapat mengharapkan untuk mendengarkan dengan jelas ya. Anda juga harus mengharapkan umpan balik jika logo gagal meyakinkan tentang tujuannya. Dalam hal ini, umpan balik akan bersifat membangun yang akan membantu Anda menemukan solusi yang lebih baik.

Jadi, beri tahu klien tentang tujuan yang Anda diskusikan. Ceritakan bagaimana logo menangani audiens target dan mewakili identitas merek perusahaan dengan benar. Sebutkan juga bahwa logo menonjol dari kerumunan logo dari bidang bisnis yang sama. Tinjau logo terhadap tujuan.

 

3. Dapatkan Pengarahan Singkat

Selalu pastikan bahwa Anda memiliki ringkasan desain yang terperinci. Tetapi beberapa klien tidak mengirimkannya dan malah menyerahkan semuanya kepada desainer. Jika demikian, buat ringkasan Anda sendiri. Ajukan pertanyaan yang tepat kepada klien atau riset bisnis. Anda harus tahu tentang target pelanggan dan pasar logo.

Setelah Anda membuat ringkasan desain, dapatkan persetujuan dari klien. Ketika semuanya sudah tertulis dalam ringkasan, Anda dapat dengan percaya diri melanjutkan mendesain logo. Faktanya, ringkasan yang tepat sangat penting untuk produk desain grafis lainnya seperti desain kartu nama. Pendekatan ini memastikan bahwa Anda dan klien berada di halaman yang sama.

 

4. Mempresentasikan Logo Dalam Situasi Praktis

Klien memiliki banyak keraguan di benak mereka karena mereka tidak yakin apakah logo benar-benar akan berfungsi untuk bisnis mereka. Oleh karena itu, sajikan logo dalam beberapa situasi praktis dan berikan contoh kehidupan nyata.

Buat mereka melihat bagaimana logo akan terlihat pada produk, papan nama, situs web, kartu nama, dll. Jadi, beri mereka gambaran tentang logo yang muncul di desain situs web klien dan materi pemasaran lainnya.

Bisnis mempromosikan produk atau jasanya melalui materi promosi seperti pulpen, payung, dll. Anda tidak perlu mencetak logo. Alih-alih, dapatkan beberapa gambar yang dihasilkan komputer dari materi dan logo ini. Anda juga dapat menggunakan mockup Photoshop. Dengan cara ini, klien dapat melihat logo dalam situasi kehidupan nyata.

 

5. Gunakan Mockup yang Benar

Maket adalah alat yang berguna untuk memberikan gambaran sekilas tentang produk akhir yang dapat dilihat orang dengan mudah. Tata letak itu sendiri terkadang tidak cukup untuk meyakinkan klien Anda tentang kegunaan desain logo Anda. Namun, sebagian besar desainer menggunakan maket dengan cara yang salah. Ada dua jenis maket. Salah satunya adalah mockup untuk portofolio dan yang lainnya untuk presentasi.

Seringkali desainer membawa maket portofolio ke klien yang merupakan pendekatan yang salah. Gambar tabel logo, kartu nama, iPhone mungkin tepat untuk membuat profil kita. Tetapi masalah dengan pendekatan ini adalah bahwa orang membaca informasi di kartu nama yang dipegang di tangan, bukan di atas meja. Oleh karena itu, gunakan maket presentasi dan bukan maket tata letak saat Anda ingin menjelaskan fitur yang menonjol dari desain logo Anda.

 

6. Gunakan Slide

Bawa beberapa slide logo Anda ke klien. Gunakan versi warna tunggal kecil. Slide ini harus menjelaskan cara kerja desain logo untuk bisnis mereka. Dengan cara ini, klien dapat memvisualisasikan kegunaan logo. Anda dapat menjelaskan slide ini selama presentasi.

 

7. Tetap Tenang

Beberapa klien mengajukan banyak pertanyaan dan mereka menguji kesabaran Anda. Banyak dari mereka sulit dengan umpan balik. Jadi, saat menampilkan logo Anda, tetaplah tenang. Dengarkan baik-baik apa yang mereka katakan. Ingatlah bahwa mereka memahami bisnis dan target audiens mereka lebih baik daripada Anda.

Setiap kali mereka mengajukan pertanyaan kepada Anda, arahkan perhatian mereka ke tujuan bisnis yang Anda berdua sepakati. Jangan sampai klien memberikan penekanan pada pendapat pribadi. Buat klien memahami kualitas profesional desain.

Jadi, ini adalah beberapa hal utama yang harus Anda pertimbangkan saat mempresentasikan desain logo Anda di hadapan klien Anda. Tetapi apakah Anda harus berkompromi? Ingatlah bahwa Anda mendesain untuk klien Anda dan bukan untuk diri Anda sendiri. Anda harus mengadopsi jalur tengah, yang berarti mendesain ulang logo jika klien memiliki beberapa saran untuk perbaikan.

Tapi jangan mengalah dan setuju dengan saran yang bisa dibenarkan dan relevan. Ingatkan klien bahwa kebahagiaan pribadinya tidak terlalu penting. Reaksi khalayak sasaranlah yang pada akhirnya harus menjadi parameter untuk menilai kegunaan logo bagi bisnis.


Kesimpulan

Saat mempresentasikan desain logo Anda, yakinkan klien tentang fitur-fitur utamanya yang berguna. Ceritakan bagaimana logo akan melayani bisnis perusahaan dan membantu membangun identitas merek. Tapi persiapkan dengan baik dengan banyak slide dan mockup logo. Pastikan untuk mengingatkan klien tentang tujuan bisnis logo. Tetap tenang dan coba buat ulang logo jika perlu sesuai dengan perbaikan yang disarankan oleh klien.

Baca juga :

Belajar desain Flat Illustration disini : https://id.hayacademy.net/s/2i3zfdg 

Belajar jadi Freelancer disini : https://id.hayacademy.net/s/8huuwm3     

Belajar desain di Photoshop disini : https://id.hayacademy.net/s/jp2br7w 

Belajar desain di Adobe Illustrator disini : https://id.hayacademy.net/s/um8l7sl 

Belajar Fiverr disini : https://id.hayacademy.net/s/3gybwz6                      

Belajar Desain Logo disini : https://id.hayacademy.net/s/ba1jw4d

DISKON 50% pakai kupon YAKINDAB

Comments