Jumlah
modal kerja yang dibutuhkan bisnis kecil untuk berjalan lancar sangat
bergantung pada jenis bisnis, siklus operasinya, dan tujuan pemilik bisnis
untuk pertumbuhan di masa depan. Namun, sementara bisnis yang sangat besar
dapat bertahan dengan modal kerja negatif karena kemampuan mereka untuk
mengumpulkan dana dengan cepat, bisnis kecil harus mempertahankan angka modal
kerja yang positif.
Apa
Modal Kerja?
Modal kerja mengacu pada perbedaan antara aset lancar dan kewajiban perusahaan. Aktiva lancar adalah hal-hal yang dimiliki bisnis yang dapat diubah menjadi uang tunai dalam 12 bulan ke depan, sedangkan kewajiban lancar adalah biaya dan pengeluaran yang dikeluarkan bisnis dalam periode yang sama. Aset lancar umum termasuk rekening giro dan tabungan; sekuritas yang dapat dipasarkan, seperti saham dan obligasi; inventaris; dan piutang. Kewajiban lancar termasuk biaya bahan dan perlengkapan yang perlu dibeli untuk menghasilkan barang untuk dijual, pembayaran hutang jangka pendek, sewa, utilitas, bunga, dan pembayaran pajak.
Modal
kerja suatu perusahaan merupakan cerminan dari efisiensi operasional dan
pengelolaan anggarannya. Jika bisnis memiliki lebih banyak kewajiban lancar
daripada aset, modal kerjanya negatif, yang berarti mungkin kesulitan memenuhi
kewajiban keuangannya. Perusahaan dengan angka modal kerja yang sangat tinggi,
sebaliknya dengan mudah mampu membayar semua pengeluarannya dengan sisa dana
yang cukup. Apakah suatu bisnis memerlukan modal kerja yang tinggi ditentukan
oleh tiga faktor utama: jenis bisnis, siklus operasi, dan tujuan manajemen.
Jenis
Bisnis
Jenis bisnis tertentu membutuhkan modal kerja yang lebih tinggi daripada yang lain. Bisnis yang memiliki persediaan fisik, misalnya, seringkali membutuhkan modal kerja yang cukup besar agar dapat berjalan lancar. Ini dapat mencakup bisnis eceran dan grosir, serta produsen. Produsen harus terus menerus membeli bahan mentah untuk memproduksi inventaris di rumah, sementara pengecer dan grosir harus membeli inventaris yang telah dibuat sebelumnya untuk dijual ke distributor atau konsumen.
Selain itu, banyak bisnis yang bersifat musiman, yang berarti mereka membutuhkan modal kerja yang sangat tinggi selama bagian-bagian tertentu tahun ini saat mereka melakukan peningkatan untuk musim sibuk. Menjelang liburan musim dingin, misalnya, bisnis ritel seperti department store dan toko bahan makanan harus meningkatkan inventaris dan staf untuk mengakomodasi masuknya pelanggan yang diharapkan.
Bisnis
yang menyediakan produk atau layanan tidak berwujud, seperti konsultan atau
penyedia perangkat lunak online, umumnya membutuhkan modal kerja yang jauh
lebih rendah. Bisnis yang telah matang dan tidak ingin lagi berkembang pesat
juga telah mengurangi kebutuhan modal kerja.
Siklus
operasi
Idealnya,
bisnis mampu membayar hutang jangka pendeknya dengan pendapatan dari penjualan.
Namun, lamanya siklus operasi perusahaan dapat membuat hal ini menjadi tidak
mungkin. Perusahaan yang membutuhkan waktu lama untuk membuat dan menjual suatu
produk membutuhkan lebih banyak modal kerja untuk memastikan kewajiban
finansial yang timbul untuk sementara dapat dipenuhi. Demikian pula, perusahaan
yang menagih pelanggan untuk barang atau jasa yang sudah diberikan alih-alih
meminta pembayaran di muka membutuhkan modal kerja yang lebih tinggi jika
penagihan piutang tidak dapat dilakukan secara tepat waktu.
Tujuan
Manajemen
Tujuan
spesifik dari pemilik bisnis adalah faktor penting lainnya yang menentukan
jumlah modal kerja yang dibutuhkan oleh sebuah usaha kecil. Jika usaha kecil
relatif baru dan ingin berkembang, diperlukan tingkat modal kerja yang lebih
tinggi dibandingkan dengan yang dibutuhkan oleh usaha kecil yang berniat untuk
tetap kecil. Hal ini terutama berlaku untuk bisnis yang berencana memperluas
lini produk untuk menjelajah ke pasar baru, karena biaya penelitian dan
pengembangan, desain, dan penelitian pasar bisa sangat besar.
Baca juga :
Belajar desain Flat Illustration disini : https://id.hayacademy.net/s/2i3zfdg
Belajar jadi Freelancer disini : https://id.hayacademy.net/s/8huuwm3
Belajar desain di Photoshop disini : https://id.hayacademy.net/s/jp2br7w
Belajar desain di Adobe Illustrator disini : https://id.hayacademy.net/s/um8l7sl
Belajar Fiverr disini : https://id.hayacademy.net/s/3gybwz6
Belajar Desain Logo disini : https://id.hayacademy.net/s/ba1jw4d
DISKON 50% pakai kupon YAKINDAB
Comments
Post a Comment