Desain sampul buku sama pentingnya dengan cerita di dalam buku. Sebuah buku adalah impian seorang penulis, dan itu menciptakan dunia baru yang penuh semangat bagi para pembacanya. Dengan lebih dari satu juta buku diterbitkan setiap tahun, semua buku tidak mencapai status sebagai buku terlaris. Ada banyak faktor penentu yang berkontribusi terhadap kesuksesan novel, selain jalan cerita. Desain sampul buku mengarahkan faktor-faktor ini dalam menciptakan visibilitas buku. Setiap calon desainer sampul buku harus membuat desain grafis yang ideal untuk meningkatkan penjualan buku.
Berikut
Beberapa Tips Cara Mendapatkan Desain Cover Buku Yang Membuat Penjualan Terbaik
Di Pasar
1. Sampaikan Pesan Dengan Jelas
Setiap buku memiliki jiwanya sendiri. Karakter hidup di dunia fantasi mereka yang dibuat oleh penulis dan berbagi pengalaman langsung mereka dengan pembaca. Baik novel fiksi maupun non fiksi membawa pesan yang kuat bagi masyarakat. Desainer sampul buku harus membuat dan menyoroti informasi yang sama pada sampul oleh jasa desain grafis.
Desainnya bisa sederhana atau rumit, tetapi pesan yang dikomunikasikan oleh penulis harus ditekankan dengan keras dan jelas. Penting untuk memahami inti dari buku sebelum membuat sampulnya. Ini juga akan ideal untuk memiliki kuesioner yang telah ditentukan untuk penulis agar mereka dapat memahami buku dengan lebih baik.
2.
Menentukan Warna
Seperti perusahaan lain, penting untuk memperlakukan buku sebagai merek. Desainer grafis dan spesialis identitas merek memilih warna merek berdasarkan industri dan pesan yang disampaikan oleh perusahaan. Tema warna yang sama direplikasi di semua desain grafis, desain brosur, dan materi iklan halaman media sosial.
Buku
harus diperlakukan sebagai merek dan warna yang dipilih harus sejalan dengan
nilai-nilai novel. Setiap warna memiliki pesonanya, jika digunakan dengan cara
yang benar. Desain sampul buku yang tepat akan membuat buku menonjol dari buku
sejenis.
3.
Latar Belakang
Beberapa sampul buku menggambarkan adegan novel yang rumit. Beberapa sampul menggambarkan gambar individu yang menyampaikan alur cerita. Apa peran latar belakang dalam desain sampul buku? Warna latar kanvas tersebar tidak hanya di bagian depan tetapi juga di bagian samping dan belakang.
Beberapa
desainer grafis membuat versi sampul depan yang lebih lembut untuk menekankan
prolog. Warnanya harus saling melengkapi dan tidak boleh mengalahkan gambar
sampai dianggap sebaliknya. Terkadang warna latar belakang diberi bobot lebih
dari model sebenarnya.
4.
Menggambarkan Tokok Utama
Siapakah pahlawan dalam cerita ini? Apakah itu tokoh utama dalam novel? Apakah itu elemen tertentu yang mengalir bersama pembaca di sepanjang cerita? Apa yang akan menjadi pahlawan dari buku non-fiksi? Pahlawan dari novel apa pun adalah karakter atau elemen yang menyeimbangkan seluruh plot.
Desain sampul buku dapat memberikan penghormatan pada faktor ini dan memastikan bahwa pembaca mendapatkan rasa dari novel bahkan sebelum membuka halaman pertama.
5.
Bangun Ketegangan
Mengapa orang lebih menyukai novel misteri? Manusia memiliki daya tarik psikologis terhadap ketidakpastian di sekitar kita. Kami tidak pernah tertarik dengan jawaban yang sudah kami ketahui. Kami berjuang untuk sebuah tantangan dan menerimanya ketika hal yang sama ditawarkan kepada kami dalam bentuk novel atau buku.
Desainer sampul buku harus menciptakan ketegangan yang sama dan memasukkan unsur misteri dalam desain sampul buku. Desainer grafis juga harus mengkomunikasikan pesan ini melalui desain brosur dan halaman media sosial. Semakin misterius gambarnya, semakin menarik pembaca.
6.
Kata-Kata Bisa Menjadi Ajaib
Tidak ada aturan tertulis bahwa desain sampul buku harus memuat gambar dan penggambaran yang mewakili plot. Terkadang, pemilihan kata yang tepat bisa membantu. Namun demikian, ada beberapa faktor kunci yang harus dipertimbangkan saat menggunakan kata-kata sebagai desain sampul.
Kata-katanya
harus berpengaruh dan sangat inovatif. Penempatan dan penyelarasan kata
berdampak pada pesan. Meskipun lebih dari satu font dapat digunakan, penting
untuk mengidentifikasi kombinasi font family yang tepat. Tantangan signifikan
datang dalam menyelesaikan kata-kata yang kuat dan mengkomunikasikan hal yang
sama dalam desain.
7.
Jangan Meremehkan Kekuatan Earmark
Apa yang membedakan buku dari best seller? Jawaban yang jelas adalah profil penulis dan plot novel. Ada berbagai faktor yang berkontribusi terhadap pencapaian ini seperti desain kartu nama, desain brosur, promosi halaman media sosial, dll. Desain sampul buku memainkan peran penting dalam kesuksesan ini dan merupakan elemen konstan di semua faktor lainnya.
Rahasianya
cukup sederhana, dan itu adalah keunikan dari desainer grafisnya. Beberapa
desainer sampul buku menggunakan kreativitasnya untuk menambahkan komponen
sederhana yang mengubah nilai buku yang sebagian besar dapat dilihat di buku
pemasaran terbaik. Ini bisa sederhana seperti peruntukan atau review dari
publikasi terkemuka.
8.
Tambahkan Lebih Banyak Dimensi Pada Gambar
Dunia telah melihat bagiannya dari ide sampul buku yang terdiri dari plot, karakter, gambar, kata, dan daftarnya terus berlanjut. Tren berikutnya dalam rangkaian ini adalah membuat model multi-dimensi untuk memberikan pendekatan holistik kepada pembaca. Namun, langkah utama adalah menyelesaikan tema dan gambar yang terkait dengan sampul buku.
Desainer
grafis juga harus merencanakan penempatan gambar yang berbeda sebelum
dimulainya dimensinya. Semakin sederhana modelnya, semakin menarik dan efisien
hasilnya.
9.
Ingat The Legends
Semua penjual terbaik mungkin tidak memiliki banyak kesamaan. Satu-satunya faktor yang menghubungkan semua novel ini adalah perancang sampul buku ahli dan kecintaan pembaca. Seluruh buku ini memiliki sesuatu atau yang lain yang membuat pembacanya senang dan meningkatkan penjualan buku-buku tersebut.
Mereka juga merupakan sumber inspirasi dan informasi yang sangat baik untuk desainer grafis pemula. Selalu simpan salinan desain grafis dan jaminan identitas merek dari novel. Kami tidak pernah tahu kapan mereka dapat menginspirasi perubahan dan menjadi motivator untuk tren baru.
10.
Cetak Untuk Merasakannya
Ada lautan perbedaan antara desain sampul buku di layar dan cetakan sebenarnya. Seorang desainer grafis membayangkan pandangan tertentu saat membuat model. Dalam pembelaan mereka, mereka adalah orang-orang kreatif yang melihat dunia dengan pelangi dan unicorn.
Selalu
rasakan bahannya dan periksa desain dengan cetakan dan ukuran yang tepat
sebelum menyelesaikan desain. Ini akan membantu Anda menghindari stres yang
tidak perlu dan juga menggambarkan tingkat profesionalisme tertentu. Desain
yang sama dapat terlihat berbeda dalam berbagai jenis dan ukuran cetakan.
Kesuksesan buku dapat dirasakan oleh para desainer dan seluruh pemangku
kepentingan pada tahap ini.
11.
Berani Dan Bereksperimen
Setiap bidang memiliki prototipe dan manual yang telah ditentukan sebelumnya yang memandu talenta pemula di industri ini. Desainer sampul buku memiliki jutaan desain sampul buku dan inspirasi untuk memandu mereka. Di dunia digital, mereka diberikan banyak informasi tentang pro dan kontra dari sebuah desain.
Mereka
juga ditawarkan dengan analisa SWOT dari desain yang sudah ada sehingga bisa
terhindar dari kesalahan generasi masa lalu. Tetapi pengetahuan ini seharusnya
tidak menjadi pemecah kesepakatan dan menghentikan desainer grafis potensial
untuk berinovasi dengan tren baru mereka sendiri. Gunakan pengalaman masa lalu
untuk menciptakan keajaiban di masa depan.
12.
Kumpulkan Banyak Pendapat
Kebanyakan orang lebih suka bekerja sendiri untuk melindungi keindahan proses berpikir mereka. Memang benar bahwa orang-orang kreatif membutuhkan ruang mereka untuk membiarkan imajinasinya menjadi liar. Namun, penting untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan selama berbagai tahapan proses.
Cara
yang ideal adalah membuat periode tertentu dalam garis waktu proyek untuk
mengumpulkan kontribusi dan umpan balik. Mata yang segar selalu hadir dengan
ide-ide yang menyegarkan dan lebih peka terhadap kesalahan. Setiap desain harus
menjalani proses umpan balik yang ketat untuk meningkatkan keindahannya.
13.
Percaya Diri Dengan Desain
Masalah umum yang dihadapi oleh sebagian besar desainer grafis adalah kehilangan keaslian desain setelah beberapa kali pengeditan. Masalah yang sama juga dihadapi oleh desain grafis, desain brosur dan desain halaman media sosial. Panjang gelombang klien dan desainer tidak selalu sinkron, dan terikat pada modifikasi tertentu.
Penting
bagi perancang sampul buku untuk percaya diri dengan desain dan menyeimbangkan
garis tipis antara terlalu percaya diri. Rahasia sukses di balik desainer yang
efektif atau konsultan identitas merek adalah pengetahuan yang kuat tentang
industri ini sebagai pengalaman kolektif selama bertahun-tahun.
Kesimpulan
Saat
konsumen masuk ke toko buku, mereka akan membeli novel terkenal pada pandangan
pertama atau berjalan-jalan di lorong untuk mencari pilihan yang menarik.
Desain sampul buku adalah hal pertama yang menarik perhatian calon pembaca, dan
sangat penting untuk membuatnya seinovatif mungkin. Desainer grafis juga dapat
mengikuti perusahaan seperti Designhill untuk mendapatkan informasi terbaru
tentang tren industri dan desain. Tip penting yang harus diingat adalah
kompatibilitas desain di berbagai media seperti desain brosur, jaminan
identitas merek, dan halaman media sosial.
Baca juga :
Belajar desain Flat Illustration disini : https://id.hayacademy.net/s/2i3zfdg
Belajar jadi Freelancer disini : https://id.hayacademy.net/s/8huuwm3
Belajar desain di Photoshop disini : https://id.hayacademy.net/s/jp2br7w
Belajar desain di Adobe Illustrator disini : https://id.hayacademy.net/s/um8l7sl
Belajar Fiverr disini : https://id.hayacademy.net/s/3gybwz6
Belajar Desain Logo disini : https://id.hayacademy.net/s/ba1jw4d
DISKON 50% pakai kupon YAKINDAB
Comments
Post a Comment