Bisnis harus bersaing keras untuk bertahan dalam persaingan dan tetap menjadi yang terdepan. Mereka sangat bergantung pada komunikasi visual melalui desain grafis untuk menyampaikan pesan merek. Ini membantu dalam membawa pelanggan ke bisnis. Desain logo adalah salah satu alat visual paling ampuh bagi bisnis untuk melibatkan pelanggan.
Setiap bisnis kecil, menengah, dan besar harus berhati-hati dalam menangani persaingan di pasar tertentu. Mereka merancang strategi pemasaran yang unik untuk menarik perhatian orang dan mengubahnya menjadi basis pelanggan yang solid.
Namun, sebagian besar bisnis online dan offline gagal karena tidak memiliki rencana pemasaran dan strategi komunikasi visual yang efektif. Faktanya, 51 persen bisnis kecil gagal di tahun pertama operasinya karena kurangnya minat pelanggan.
Cara jitu untuk membuat orang menoleh ke arah bisnis Anda adalah dengan memiliki logo yang unik. Salah satu alasan keberhasilan luar biasa dari perusahaan global adalah karena mereka semua memiliki logo yang mudah diingat.
Coca-Cola,
McDonald's, Apple, Nike, dll. Adalah perusahaan yang logonya langsung terlihat
di depan mata Anda. Anda dapat mengingat kembali bisnis perusahaan ini hanya
dengan melihat logo mereka. Itulah kekuatan desain logo yang mudah diingat,
tetapi tidak semua logo memiliki visual yang kuat. Ada banyak aspek dari sebuah
logo yang perlu Anda penuhi untuk membuatnya menjadi visual yang menyenangkan.
Inilah
Tip Desain Logo Terbaik Untuk Bisnis Apa Pun Untuk Tumbuh
1.
Kenali Target Pelanggan
Pertama, sebelum Anda menggambar bahkan sketsa kasar logo Anda, ketahuilah siapa pelanggan ideal bisnis klien Anda. Kita semua tahu bahwa pelanggan adalah pusat bisnis. Semua rencana pemasaran ditujukan untuk memuaskan sekelompok orang tertentu, yang merupakan pelanggan sasaran.
Untuk
mengetahui lebih lanjut tentang pelanggan ideal, lakukan riset. Bicaralah
dengan klien Anda dan dapatkan jawaban atas beberapa pertanyaan yang relevan
tentang audiens. Cari tahu latar belakang sosial dan ekonomi konsumen ideal.
Ketahui juga tentang pesaing klien. Miliki pengetahuan tentang pasar sasaran
juga. Juga, ketahui tentang produk atau layanan yang dijual atau dibuat oleh
klien Anda.
2.
Dapatkan Konsep Logo Yang Unik
Setelah Anda memiliki wawasan tentang target pelanggan dan pasar, sekarang saatnya untuk mendapatkan konsep logo yang unik. Konsep tersebut harus mencerminkan kepribadian merek dan harapan pelanggan dari merek tersebut. Namun, menemukan konsep yang unik dan mudah diingat mungkin merupakan bagian tersulit dalam membuat desain logo. Ini karena terkait dengan inspirasi yang harus ditunggu.
Untuk
mendapatkan konsep yang tepat, lihat logo lain dari bisnis serupa. Bandingkan
konsep mereka sehingga Anda dapat memilih salah satu yang menonjol. Misalnya,
konsep logo McDonald's adalah lengkungan kuning, yang dibuat menggunakan huruf
M. Demikian pula, konsep logo Apple adalah apel dengan [byte] gigitan.
3.
Kenali Pesan Merek
Desain logo yang ideal menyampaikan beberapa pesan kepada audiens target. Pesannya biasanya tentang nilai-nilai bisnis sebuah perusahaan. Jadi, pertama-tama cari tahu pesan merek klien Anda. Anda mendapatkan pesan dengan lebih banyak meneliti bisnis.
Ketika
sebuah perusahaan ingin memproyeksikan dirinya dalam sudut pandang yang
berbeda, itu sebenarnya menyampaikan pesan kepada audiens. Anda dapat langsung
meminta klien untuk mengetahui pesan tersebut. Namun tuliskan dalam bahasa yang
jelas tentang apa tujuan bisnis dan apa pesannya. Kemudian, perhatikan hal itu
saat memilih elemen desain untuk logo.
4.
Gambar Banyak Sketsa Kasar
Anda harus menggambar sketsa sebanyak mungkin. Sketsa ini akan menunjukkan apa yang ada dalam pikiran kreatif Anda. Dengan cara ini, Anda mendapatkan banyak sketsa dari ide yang ada dalam pikiran Anda. Ingatlah bahwa Anda mungkin menghasilkan banyak sketsa konsep logo. Salah satu keuntungannya adalah Anda kemudian dapat memilih sketsa yang menurut Anda lebih dekat dengan konsep Anda. Dengan demikian, Anda dapat melihat pratinjau bagaimana desain logo akhir Anda akan terlihat.
Padahal,
sketsa harus ditanggapi dengan serius. Ini adalah tahap ketika Anda akan
menggambar garis besar logo. Anda nantinya akan mengembangkan sketsa yang
dipilih menjadi logo di komputer atau papan gambar Anda.
5.
Berikan Kepribadian Pada Logo Dengan Font
Jika Anda memilih untuk membuat logo lettermark atau wordmark, pilihan font akan memainkan peran kunci dalam membuat logo mudah diingat. Logo lettermark hanya memiliki huruf awal nama perusahaan. Logo Wordmark memiliki nama lengkap perusahaan. Misalnya, logo HP adalah tanda huruf sedangkan logo Coca-Cola adalah tanda kata.
Pilih font dengan hati-hati dengan mempertimbangkan kepribadian merek perusahaan. Ada berbagai macam font berkualitas tinggi yang tersedia untuk para desainer. Tapi tidak semuanya sama bagusnya untuk setiap desain logo. Ide logo terbaik adalah yang mencerminkan pesan merek dengan sempurna. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan merek klien Anda.
Misalnya,
jika bisnis membuat atau menjual mainan, logonya harus memiliki jenis huruf
tulisan tangan. Tetapi logo firma hukum atau logo departemen pemerintah
kemungkinan besar memiliki jenis huruf formal. Penggunaan font yang sempurna
pasti akan membantu dalam menciptakan logo dan identitas merek yang unik.
6.
Gunakan Warna Untuk Perasaan
Logo adalah visual yang digunakan bisnis untuk menarik perhatian calon pelanggan. Tetapi penggunaan warna bahkan dapat membantu membangkitkan perasaan orang yang benar dan diinginkan. Misalnya, ketika kita melihat warna kuning pada logo, timbul perasaan segar, cerah, berenergi, bersosialisasi. Saat melihat warna merah, emosi cinta, gairah, agresif dan energi mendominasi.
Anda
harus menggunakan kekuatan warna ini untuk membangkitkan emosi yang diinginkan
dari pelanggan. Pertama-tama, ketahui pesan merek klien Anda, lalu pilih warna
yang mencerminkan pesan tersebut dalam bentuk emosi.
7.
Gunakan Grid Desain Untuk Skalabilitas
Logo Anda harus dapat diskalakan sehingga mempertahankan proporsi elemen desain yang tepat saat dicetak dalam skala yang lebih besar. Misalnya, jika logo muncul di iklan billboard Anda, maka logo tersebut harus sangat cocok dengan desain billboard tersebut. Tidak ada elemen logo dari font, bentuk, garis, warna, dll. Harus terlihat tidak pada tempatnya.
Jadi,
gunakan kisi desain. Banyak kisi tersedia untuk para desainer. Gunakan salah
satu dari mereka untuk memastikan bahwa setiap sisi logo proporsional dengan
yang lain. Ketika logo semacam itu diledakkan, desainnya masih sama bagusnya.
8.
Keep It Simple
Setiap desainer grafis akan memberikan saran ini. Logo Anda harus segera mengkomunikasikan pesan mereknya kepada audiens. Itu terjadi hanya jika mereka bisa memahami makna logo tanpa menggaruk-garuk kepala.
Artinya, logo harus sederhana dan desain yang membumi. Sebagian besar logo global dikenal karena kesederhanaan desainnya. Misalnya, logo Nike adalah desain swoosh sederhana yang dapat langsung dikenali semua orang.
Pastikan tidak ada penggunaan warna, tipografi, dan garis yang rumit. Biasanya simbol logo seperti logo Apple itu sederhana. Tetapi logo kombinasi dan logo wordmark bisa menjadi rumit. Jadi, berhati-hatilah saat mendesain logo ini.
Akan
lebih baik jika Anda menghilangkan semua elemen yang tidak diperlukan untuk
mengkomunikasikan pesan kepada audiens. Artinya, jika Anda bisa membuat brand
message dengan menggunakan satu warna dan satu font, maka hindari menggunakan
banyak elemen. Faktanya, kesederhanaan merupakan bahan utama dalam membuat
semua desain grafis seperti desain website.
9.
Buatlah Desain Serbaguna
Perlu dicatat bahwa logo hadir dimana-mana karena merupakan wajah sebuah perusahaan. Jadi, klien Anda akan mencetak logo pada produk atau layanan, alat tulis, kartu nama, website, leaflet, produk promosi dan banyak lainnya. Oleh karena itu, buatlah logo menjadi desain serbaguna yang cocok di segala situasi.
Misalnya, logo Anda mungkin merupakan desain yang mengesankan saat muncul di situs web, tetapi mungkin tidak terlihat bagus di iklan surat kabar. Jadi, pastikan logo tersebut membuat kesan abadi di mana-mana.
Yang
terpenting, versi logo yang tidak berwarna juga harus sama-sama luar biasa.
Lagipula, logo akan dicetak pada iklan surat kabar, alat tulis, leaflet,
salinan fax, dan sebagainya. Jika logo Anda terlihat aneh ketika menjadi bagian
dari desain iklan Anda, itu akan merusak efek iklan juga. Jadi, pertama-tama,
nilai logo Anda dalam hitam dan putih. Jika sudah puas dengan desainnya, Anda
bisa memasukkan warna ke dalamnya.
Kesimpulan
Sebuah
bisnis dapat menarik perhatian orang melalui desain logonya yang unik. Oleh
karena itu, logo harus memiliki desain sederhana yang menyampaikan pesan. Buat
logo dapat diskalakan dan serbaguna.
Baca juga :
Belajar desain Flat Illustration disini : https://id.hayacademy.net/s/2i3zfdg
Belajar jadi Freelancer disini : https://id.hayacademy.net/s/8huuwm3
Belajar desain di Photoshop disini : https://id.hayacademy.net/s/jp2br7w
Belajar desain di Adobe Illustrator disini : https://id.hayacademy.net/s/um8l7sl
Belajar Fiverr disini : https://id.hayacademy.net/s/3gybwz6
Belajar Desain Logo disini : https://id.hayacademy.net/s/ba1jw4d
DISKON 50% pakai kupon YAKINDAB
Comments
Post a Comment